Kumpulan Jurnal Kimia untuk Program Studi Kimia Non Kependidikan

Kajian Penerapan Teknologi Usahatani Nilam (Pogostemon cablin BENTH) di Lahan Kering Kalimantan Tengah

diposkan oleh Andi Surapraja , di 6:01:00 AM , dengan 0 komentar
nilam - jurnalkimia.blogspot.com
Oleh:
Amik Krismawati
Andy Bhermana

Institusi:
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)
Kalimantan Tengah
Jl. G. Obos Km 5 Palangka Raya

Abstrak:
Minyak nilam dikenal dengan nama “Patchouli oil” dan digunakan untuk parfum, bahan baku industri kosmetika, farmasi dan bahan pengawet karena sifatnya yang anti jamur dan bakteri. Peningkatan produktivitas dan mutu minyak nilam yaitu dengan menggunakan varietas unggul yang didukung tindakan budidaya yang optimal serta proses panen dan pasca panen yang tepat. Disamping teknologi budidaya diperlukan penguatan dan pemberdayaan kelembagaan tani dengan sistem pemasaran yang jelas. BPTP Kalimantan Tengah melaksanakan pengkajian penerapan teknologi usahatani nilam di lahan kering terhadap lima orang petani kooperator sebagai sample terpilih yang meliputi kajian pertumbuhan tanaman, produksi dan pendapatan usahatani, kajian cara panen dan penanganan bahan baku, serta kajian kelembagaan dan pemasaran. Analisis sosial dan ekonomi berupa analisis tingkat pendapatan petani dilakukan dengan metode finansial R/C, B/C, MBCR, Net B/C dan NPV. Analisis pemasaran nilam dengan pendekatan study literatur sebagai review berbagai laporan dan survei. Selanjutnya pada tahap pengumpulan data dan informasi yang diperlukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil pengkajian menunjukkan bahwa (a). Introduksi teknologi menghasilkan produktivitas minyak nilam 2,16 kali lipat dari produktivitas pola petani yakni 117,60 kg/ha berbanding 54,50 kg/ha, (b). Penerapan paket teknologi usahatani nilam di lahan kering mampu meningkatkan tambahan keuntungan usahatani sebesar Rp 11.043.875,-/ha/panen dengan nilai R/C adalah 2,09; B/C sebesar 1,07; MBCR sebesar 2,38; Net B/C sebesar 1,95 dan NPV sebesar Rp.9.086.910,-. Untuk kelancaran penerapan inovasi teknologi, diperlukan dukungan sarana produksi dekat lokasi usahatani dengan harga yang terjangkau disertai pendampingan dan monitoring secara periodik. Permasalahan pada petani-produsen adalah kurangnya pembinaan dalam teknik budidaya, panen dan pasca panen. Pada pedagang pengumpul dan pengrajin industri pengolahan umumnya mengharapkan bimbingan dan introduksi teknologi pengolahan minyak nilam.

Kata kunci: nilam, usahatani, penerapan teknologi, lahan kering.

Andi Surapraja
Tentang
Kajian Penerapan Teknologi Usahatani Nilam (Pogostemon cablin BENTH) di Lahan Kering Kalimantan Tengah - Diposkan Oleh Andi Surapraja , di 6:01:00 AM, Jurnal Kimia Lingkungan , Kimia Organik , Kimia Organik Bahan Alam . dengan 0 komentar
0 komentar Beri komentar
Bck
Cancel Reply

Pengikut

Blog Archive

Copyright ©2014 Jurnal Kimia by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template